Penamaan menjadi suatu hal yang sangat penting karena akan membantu dalam interaksi dan komunikasi, sebagaimana penyebutan nama kita sebagai manusia dalam kehidupan sehari-hari sebagai makhluk sosial.
Setiap makluk hidup di jagat raya ini memiliki nama atau penyebutan termasuk penyebutan suatu tempat, penamaan tempat terjadi melalui proses budaya sepanjang kehidupan peradaban manusia. Penamaan tempat biasanya didasarkan pada sejarah awal yang memiliki makna penting dan dipakai oleh orang-orang yang hidup di tempat tersebut.
Sebagaimana nama kota Pandeglang yang dalam beberapa literatur termasuk dalam wikipedia bahwa nama Pandeglang berasal dari kata “Pandai Gelang” yang artinya orang tukang atau tempat menempa gelang. Pendapat ini terutama melekat dengan legenda "Si Amuk" yang konon kabarnya pada Zaman Kesultanan Banten, di Desa Kadupandak ada seorang tukang Pandai (tukang besi) yang termasyur pada saat itu.
Makna secara etimologis antara kata Pandeglang yang diambil dari "Pandai Gelang" menjadi menarik untuk dibahas agar menjadi suatu sudut pandang baru bagi kita. Secara etimologi kata Pandai dalam KBBI memiliki makna cakap, mahir dan terampil. Sedangkan Gelang yaitu suatu barang berbentuk lingkaran atau cincin yang biasanya di pakai pada pergelangan tangan. Disisi lain korelasi "Pandai Gelang" di atas berkaitan dengan sejarah "Si Amuk" yang juga menunjukkan bahwa makna dibalik nama Pandeglang adalah tempat yang ditinggali masyarakat yang memiliki kegaitan produktif.
Hal di atas bisa menjadi dasar untuk menjadikan sejarah "Pandai Gelang", sejarah "Si Amuk" dan kegaitan "Masyarakat Produktif" sebagai nilai-nilai yang menjadi dasar filosofis nama Pandeglang. Paling tidak kita bisa memaknai bahwa ada pesan moral dari para pendahulu kita bahwa sejak dahulu masyarakat di Kota Pandeglang adalah masyarakat yang memiliki budaya dan karakter masyarakat produktif.
Meskipun saat ini kegiatan pandai besi bukan kegiatan yang unggulan bagi masyarakat Pandeglang namun setidaknya masih ada kegiatan pandai besi yang membuat kerajinan perkakas seperti golok, pisau dan lainnya di beberapa desa seperti di kecamatan Menes, Cimanggu, Cibaliung dan lainnya.
"Tulisan di atas subjektifitas Pandangan Penulis dalam memaknai di balik nama Pandeglang"
Memaknai Arti Dibalik Nama Pandeglang
Ditulis oleh: Oji Fahruroji